Marine Inside

Beranda » Uncategorized » Ballast Water Management Plan

Ballast Water Management Plan

Dalam rangka untuk mengurangi efek berbahaya pada lingkungan laut yang menyebarkan mikro organisme dari satu daerah ke daerah lain melalui operasi ballasting kapal, Organisasi Maritim Internasional (IMO) mengadopsi konvensi dalam rangka untuk mengontrol dan mengelola ballast kapal  pada tanggal 13 Februari 2004.

Otoritas negara pelabuhan di seluruh dunia menerapkan persyaratan mereka sendiri untuk operasi ballasting dan de-ballasting untuk kapal-kapal ang berlayar di  teritorial perairan  mereka.

Untuk menyederhanakan persyaratan masalah pengendalian air ballast, sebuah “rencana pengelolaan air ballast”  diperkenalkan untuk digunakan dan diterapkan pada kapal yang berlayar kapal di perairan internasional.

Isi dari Manajemen pengelolaan air ballast

  • Aturan internasional dan peraturan yang berbeda dari seluruh port sate kontrol di seluruh dunia
  • Lokasi pelabuhan yang menyedian fasilitas pembongkaran sedimen air ballast.
  • Tugas dan tanggung jawab dari semua kru diatas kapal terkait dengan operasional ballast.
  • Prosedur dan metode yang harus dilakukan didalam pengisian air ballast.
  • Lokasi dari perairan dangkal yang berbeda-beda harus dijelaskan didalam perencanaan ballast.

Hal-hal yang harus dicatat pada saat penggantian air ballast.

  • Tanggal dilaksanakannya pengisian air ballast.
  • Tangki yang di isi air ballast
  • Temperatur air ballast
  • Kadar garam
  • Posisi lintang dan bujur kapal pada saat pengisian
  • Jumlah air ballast yang diisikan kedalam tangki ballast
  • Semua yang dilakukan dan dicatat dalam pengoperasian ballast harus ditandatangi oleh mualim satu
  • Nakhoda sebagai orang yang bertanggung jawab secara keseluruhan diatas kapal harus juga mengetahui tentang operasional ballast
  • Tanggal terakhir kali dilakukannya pembersihan tangki ballast
  • Jika ada kejadian-kejadian yang janggal atau kecelakaan dalam proses ballast dan de-ballasting harus diketahui oleh mualim satu dan nakhoda serta disampaikan dengan otoritas pelabuhan.

Keuntungan dari rencana pengelolaan air ballast

Dengan bantuan dari rencana pengelolaan ballast yang tepat dan beberapa informasi tambahan, penundaan operasional dapat dihindari yang akan membantu untuk menghemat waktu dan uang.

Persyaratan pelaporan terhadap berbagai macam post state authority  telah disederhanakan. dan yang paling penting adalah bisa melakukan pengisian dan pembongkaran air ballast disemua tempat didunia.

 

Sources : marineinsight


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: